Senin, 14 Oktober 2024

Sistem Operasi MAC

MAC

Sistem operasi Mac dikembangkan oleh Apple Inc. dalam dua seri utama.

Pada tahun 1984, Apple memperkenalkan sistem operasi yang sekarang dikenal sebagai Mac OS klasik dengan merilis Macintosh System Software yang asli . Sistem tersebut, yang berganti nama menjadi Mac OS pada tahun 1997, telah diinstal sebelumnya pada setiap Macintosh hingga tahun 2002 dan ditawarkan pada tiruan Macintosh tak lama setelah tahun 1990-an. Sistem ini terkenal karena kemudahan penggunaannya, dan juga dikritik karena kurangnya teknologi modern dibandingkan dengan pesaingnya


Sejarah Mac OS

Macintosh Operating System atau disingkat dengan Mac OS pertama kali dikenalkan oleh Apple Corporation kepada publik melalui iklan Super Bowl pada tepatnya pada Januari 1984. Mac OS merupakan satu-satunya sistem operasi yang memiliki antar muka grafis / GUI (Graphical User Interfaces) pada saat itu.

Mac OS dibuat untuk komputer netbook Apple Macintosh. Kemunculan ini menjadi pioneer bagi sistem operasi yang lainnya untuk mengembangkan dan menerapkan antar muka grafis / GUI pada sistem operasi mereka. Tahun 1991, Apple merilis System 7, System yang lebih canggih dibandingkan dengan sebelumnya dan memiliki masa pakai yang cukup lama, dari tahun 1991 hingga 1997.

Pada januari 1997, Mac OS resmi merilis Mac OS versi 7.6 dengan perbedaan dari segi penamaan yang dulunya menggunakan nama “System” dan berganti dengan nama “Mac OS”. Tidak hanya dari segi penamaan, dari segi peforma juga diperbaiki oleh pihak Apple hingga pada Mac OS 7.6 membuat Macintosh Operating System semakin dikenal luas oleh masyarakat.

MACAM -MACAM MAC OS

  1. Mac OS 8
www.youtube.com

Juli 1997, Mac OS 8 dengan respon yang sangat baik dari publik. Terlihat dari tingginya penjualan sistem operasi ini yakni sebanyak 3 juta kopi hanya dalam waktu enam bulan setelah peluncuran.

2. Mac OS 9

Dua tahun setelahnya, Mac OS kembali merilis dengan sistem operasi terbarunya hasil pembaruan sistem. Dirilis tahun 1999 dan diberi nama Mac OS 9 dan juga dianggap sebagai versi untuk masa-masa peralihan dari OS 8 menuju OS X.

3. Cheetah (Mac OS X)

commons.wikimedia.org

Tahun 2000, Mac OS X resmi dirilis oleh Apple dengan melakukan perubahan dan transformasi pada peforma sistem operasi. Mengingat tingkat kebutuhan pengguna yang semakin meningkat sehingga pengguna sangat membutuhkan sistem operasi yang lebih canggih.

4. Puma (Mac OS X 10.1)

www.dirga.id

Dikenalkan pada publik tahun 2001, namun Mac OS X 10.1 resmi dirilis tahun 2011. Pada versi ini, disuguhi dengan tampilan yang lebih elegan dan modern, dikenak dengan sebutah Aqua. Tidak hanya tampilan, OS dalam versi ini didukung perangkat dan media seperti CD, DVD, MP3, Printer, dan Kamera Digital.

5. Jaguar (Mac OS X 10.2)

www.dirga.id

Dengan kode nama Jaguar, Mac OS X 20.2 berhasil dirilis pada tahun 2002. Perilisan ini membuktikan jika Apple sangat konsisten untuk selalu memperbaharui dan memberikan yang terbaik untuk penggunanya.

6. Panther (Mac OS X 10.3)

www.dirga.id

Tahun 2003, versi Panther dirilis yang dilengkapi dengan fitur-fitur seperti iChat AV untuk video koferensi, Tampilan Expose, dan Finder dengan satu akses klik ke file dan folder.

7. Tiger (Mac OS X 10.4)

www.dirga.id

Dirilis pada tahun 2005, dan memiliki penjualan hingga mencapai angka 2 juta kopi hanya dalam jangka waktu enam minggu. Dalam versi ini memiliki kelebihan dimana Mac versi Tiger merupakan Mac pertama yang menggunakan Intel.

8. Leopard (Mac OS X 10.5)

www.dirga.id

Muncul tahun 2007, Mac versi Leopard diberikan transformasi dengan penambahan fitur Cover Flow di Finder dan Time Machine.

9. Snow Leopard (Mac OS X 10.6)

www.dirga.id

Mac OS versi ini menjadi salah satu versi Mac yang dilakukan pembaharuan besar-besaran oleh Apple, dengan tingkat pembaharuan mencapai 90 persen dari 1000 proyek yang ada pada pengembangan Mac OS X.

10. Lion (Mac OS X 10.7)

www.dirga.id

Mac OS versi Lion memiliki kelebihan integrasi yang lebih baik antara iOS dan Mac dan diluncurkan tahun 2011. Mac OS Lion tidak hanya memiliki kelebihan integrasi, namun juga Mac OS Lion merupakan Mac OS pertama yang dapat diunduh di Apple Store, toko aplikasi uatama milik Apple.

11. Mountain Lion (Mac OS X 10.8)

www.dirga.id

Dirilis pada tahun 2012, Mac OS versi Mountain Lion memiliki berbagai fitur dengan dukungan berupa aplikasi iMessage, iCloud dan integrasi ke jejaring sosial Twitter.

12. Mavericks (Mac OS X 10.9)

makemac.grid.id

Mac OS X yang kesepuluh ini dirilis pada tanggal 22 Oktober 2013, dengan versi Mavericks (diambil dari nama lokasi berselancar di California), dengan perubahan yang difokuskan pada ketahanan baterai, penigkatan Finder , integrasi iCloud, dan perbaikan power users.

13. Yosemite (Mac OS X 10.10)

digitalyacht.net

Dirilis pada 16 Oktober 2014, Mac OS X yang kesebelas ini dikenalkan pada pembaharuan user interface OS X. Grafis skeuomorphism pada Mac OS ini diganti menjadi desain grafi datar dan efek tembus kabur. Selain itu, ada perubahan pada bebrapa icon, perubahan pada pencahayaan dan skema warna gelap, dan perubahan pada font Lucida Grande menjadi Helvetica Neue sebagai deafult. Untuk penamaan versi Mac OS X ini, nama Yosemite diambil dari sebuah nama taman nasional.

14. El Capitan (Mac OS X 10.11)

dailysocial.id

El Capitan diambil dari nama formasi bebatuan yang ada pada taman nasional Yosemite. Pada OS ini, difokuskan pada peningkatan kinerja, keamanan dan stabilitas. OS dengan kode El Capitan ini dirilis pasa September 2015.

15. Sierra (macOS 10.12)

www.kompasiana.com

Dirilis pada September 2016 dengan kode Sierra, juga merupakan Mac OS pertama yang penamaannya diganti dengan macOS (sebelumnya Mac OS X). Salah satu fitur pada macOS adalah pemanfaat suara sebagai intruksi perintah untuk melakukan aktifitas seperti membukak aplikasi, mengirim pesan dan mencari dokumen.

16. High Sierra (macOS 10.13)

iosmac.es

macOS 10.13 dengan kode High Sierra dirilis pada September 2017, Mac ini memperkenalkan teknologi Core yang baru dengan perubahan pada pendesainan ulang cara penyimpanan data, dan peningkatan pada efisiensi streaming video, hingga pemanfaatan secara penuh akan kekuatan prosesr grafis. Saat artikel ini ditulis, ini merupakan macOS tertinggi saat ini.


SUMBER:

https://id.wikipedia.org/wiki/MacOS

https://shorturl.asia/Yo0vW

Continue reading Sistem Operasi MAC

Sistem Operasi Linux

LINUX



Pengertian Linux

Linux adalah sistem operasi yang menggunakan kernel Linux. Kernel adalah bagian terkecil dari sistem operasi yang mengelola CPU, memori, dan perangkat tambahan lainnya. Linux adalah keluarga sistem operasi mirip Unix yang bebas dan sumber terbuka, berdasarkan kernel Linux yang dikembangkan oleh Linus Torvalds pada 1991

Linux ialah sistem operasi open source yang berbasis pada kernel Linux dan menyerupai Unix. Lisensi yang melekat pada sistem operasi Linux ialah GNU General Public License (GPL), yang artinya setiap orang dapat menggunakan sistem operasi ini secara gratis untuk keperluan komersil maupun pribadi.

Membawa sistem operasi yang open source, Linux membagikan source code kepada publik yang membuat sistem operasi ini dapat dimodifikasi dan diintegrasikan secara mudah sesuai kebutuhan penggunanya.

Awal Mula Linux Dikembangkan

Sejarah Linux dimulai pada tahun 1969 ketika para peniliti AT&T’s Bell Laboratories mulai menggunakan sistem operasi Unix. Hasil penelitian dari sistem operasi tersebut pun dirilis untuk pertama kalinya pada tahun 1971 menggunakan bahasa pemograman assembly. Lalu pada tahun 1973 berubah menjadi bahasa C.

Hasil dari penggunaan bahasa pemograman level atas itu pun memberikan dampak yang sangat besar pada AT&T’s Bell Laboratories. Banyak platform dapat menggunakan sistem operasi tersebut tanpa masalah yang bahkan membuat AT&T’s Bell Laboratories mengeluarkan lisensi gratis.

Namun pada tahun 1984, AT&T dan Bell Laboratories berpisah karena AT&T memutuskan untuk menjadikan sistem operasi Unix sebagai produk berbayar

Pada tahun 1983 ketika pengembangan sistem operasi GNU bertujuan untuk membuat sistem operasi Unix yang dapat diakses secara bebas dan gratis, Richard Stallman yang merupakan pengembang GNU saat itu mengatakan bahwa GNU merupakan akronim dari “GNU’s Not Unix”.

Hingga tahun 1990an, GNU pun berhasil menciptakan beberapa perangkat lunak pendudukung seperti Compiler dan Text Editor. **Namun ternyata Compiler dan Text Editor tidaklah cukup untuk membuat sebuah sistem operasi. GNU bercita-cita untuk membuat sistem operasi yang dapat dikenal banyak orang.

Namun dalam perjalanannya mereka kekurangan satu komponen penting yaitu kernel yang berfungsi untuk mengatur hubungan antara software dan hardware.

Barulah pada 1991 yang merupakan inti dari sejarah Linux itu sendiri dimulai. Berawal dari tahun 1990 sudah banyaknya program namun komponen terpenting yaitu kernel belum terlengkapi.

Linux Torvalds yang saat itu merupakan mahasiswa Universitas Helsinki memiliki keresahan terhadap MINIX (proyek kelas kuliahnya yang mirip seperti Unix) yang saat itu hanya dapat diakses untuk kepentingan pendidikan.

Hal itu membuat Linux akhirnya menciptakan kernelnya sendiri yang sekarang kita kenal sebagai Linux. Linux saat itu dirilis ke dalam milis. Tujuannya untuk mengundang para programmer untuk berpartisipasi melalui source code yang telah ia tawarkan.

Versi Linux 0.02 pun di rilis pada 5 Oktober 1991. Bersama timnya, Linux telah berusaha secara terus-menerus untuk melakukan penyesuaian terhadap kernel supaya dapat berfungsi pada komponen GNU secara maksimal.

Hingga pada 14 Maret 1994, GNU Linux telah dirilis secara sempurna dan dijadikan satu paket dengan program-program GNU yang lain dengan istilah Distro Linux.

  1. Sejarah Nama Sistem Operasi Linux

    Untuk diketahui, sejarah penamaan sistem operasi Linux ini tergolong lucu. Awalnya Linux Torvalds berniat memberi nama Freak pada kernelnya tersebut. Freak merupakan gabungan dari kata free, freak, dan Unix.

    Penggunaan nama Freak ini pun cukup serius mengingat Linux telah menggunakannya pada beberapa dokumen kerjanya. Sebetulnya, nama Linux pun sudah masuk dalam pertimbangan Linux saat itu. Namun Linux merasa nama Linux memberi kesan terlalu pribadi.

    Barulah pada masa perkembangan, ketika file hasil pembuatan diunggah pada FTP server, salah seorang teman dari Linux ini beranggapan bahwa nama Freak tidaklah cukup keren.

    Dengan alasan tersebut, tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan Linux, dia mengubah nama projek Freak menjadi Linux yang pada akhirnya disetujui oleh Linux dan kita kenal hingga saat ini.

  2. Logo pinguin pada Linux bisa dikatakan sangat ikonik. Namun tahukah kamu bagaimana ide logo pinguin ini muncul?

    Linux yang saat itu sedang berkeliling di taman secara tiba-tiba dipatok oleh seekor pinguin dan membuat Linux demam beberapa hari. Pengalaman demam inilah yang menjadi dasar ide dari Linux.

    Linux ingin pengguna Linux menjadi “ketagihan” yang diistilahkan oleh Linux sebagai “demam”. Hal inilah yang membuat karakter pinguin menjadi logo utama dari sistem operasi Linux hingga sekarang.

  3. Ciri Khas Linux

    Linux merupakan sistem operasi yang telah tersebar secara gratis. Lisensi GNU General Public License membuat Linux begitu spesial. Selain itu Linux memiliki ciri khas seperti multitasking, multiuser, aman dan text command line.

  4. Fungsi Linux Saat Ini

    Sebagai informasi, dulu bahkan NASA menggunakan Linux sebagai sistem operasi utamanya. Untuk saat ini Linux digunakan diberbagai macam perangkat seperti perangkat tertanam bahkan superkomputer.

    Sudah banyak komunitas/organisasi, penggunaan pribadi, dan industri yang mengembangkan Linux dengan distribusi yang berbeda. Penggunaannya di dekstop pun semakin sulit untuk ditandingi. Selain itu Linux merupakan sistem operasi yang paling banyak dipasang di server.

  5. Kelebihan Linux Saat Ini

    Linux memiliki banyak kelebihan, diantaranya:

    1. Open Source

    2. Fleksibel

    3. Gratis

    4. Lebih Aman

    5. Sistem Operasi yang Ringan

    6. Skalabilitas dan Stabilitas

  6. Kekurangan Linux Saat Ini

    Meskipun memiliki kelebihan yang sangat menontonjol, menurut Minsa Linux pun memiliki kekurangan. Berikut beberapa kekurangan Linux, antara lain:

    1. Adaptasi Lebih Lama

      User interface yang sedikit rumit ini membuat kita perlu waktu sedikit lebih lama untuk melakukan adaptasi. Apalagi jika dibandingkan dengan sistem operasi Windows.

    2. Bukan Pilihan Gamer

      Linux tidak banyak didukung dan mendukung pada penggunaan di dekstop. Maka dari itu Linux tidak cukup menyenangkan bagi gamer.




SUMBER:

https://salamadian.com/pengertian-linux/

https://www.belajarlinux.org/sejarah-linux/



Continue reading Sistem Operasi Linux